pasurakarta

Zona Integritas

Kami berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani dan bebas korupsi.
Zona Integritas

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1441 H

MINAL AIDIN WAL FAIZIN

Seluruh Jajaran Pimpinan dan Pegawai Pengadilan Agama Surakarta mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin
MINAL AIDIN WAL FAIZIN

PERUBAHAN EMAIL DELEGASI

Kami umumkan bahwa alamat email Pengadilan Agama Surakarta terkait DELEGASI PANGGILAN telah berubah menjadi kepaniteraan.paska@gmail.com, adapun email yang dikirimkan selain alamat tersebut tidak dapat kami proses.
PERUBAHAN EMAIL DELEGASI

INOVASI PELAYANAN

menampilkan informasi umum Pengadilan Agama Surakarta serta informasi perkara, seperti Jadwal Sidang, Antrian Sidang Online, BIaya Perkara dll
INOVASI PELAYANAN

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

Prosedur Berperkara

Silahkan klik tautan dibawah ini untuk melihat Prosedur Berperkara pada Pengadilan Agama Surakarta
Prosedur Berperkara

BIAYA PERKARA

Silahkan klik tautan dibawah ini untuk melihat Biaya Berperkara pada Pengadilan Agama Surakarta
BIAYA PERKARA

Sistem Informasi Pengawasan

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
Sistem Informasi Pengawasan

e-Court Mahkamah Agung RI

layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik.
e-Court Mahkamah Agung RI
  • Sistem Informas Penelusuran Perkara

    Melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), anda akan mengetahui tahapan, status dan riwayat perkara.

  • Jadwal Sidang

    Pengadilan Agama memberikan kemudahan akses informasi jadwal sidang untuk para pihak yang sedang berperkara.

  • Delegasi

    Informasi Panggilan Delegasi, Bantuan Panggilan / Pemberitahuan Antar Pengadilan

  • Biaya Perkara

    Estimasi panjar biaya yang dibayar oleh pihak yang berperkara dalam proses penyelesaian suatu perkara.

  • E Court

    Layanan Pendaftaran Perkara, Taksiran Panjar Biaya Perkara, Pembayaran dan Pemanggilan yang dilakukan Secara Online.

  • Siwas

    SIWAS adalah aplikasi pengaduan yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Selamat Datang di Website Pengadilan Agama Surakarta | Media Informasi dan Transparansi Peradilan | Marhaban Ya Ramadhan, bulan yang penuh berkah, dimana pahala bisa berlipat ganda di bulan ini. Marilah berlomba-lomba berbuat kebaikan dan jauhi hal-hal yang dapat membuat dosa. | Budaya Kerja | 5 R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) 3 S (Senyum, Salam dan Sapa).

AnalysisTelusuri proses penyelesaian perkara Anda 

PA SURAKARTA TERIMA KUNJUNGAN PENELITIAN WASIAT WAJIBAH ANAK TIRI DAN IDDAH WANITA HAMIL MAHASISWA UMS

WhatsApp Image 2019 10 22 at 10.22.15

Pengadilan Agama Surakarta dalam hari yang sama menerima 2 (dua) kelompok kunjungan mahasiswa penelitian Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, Senin (21/10/2019) pukul 10.00 WIB di Ruang Ketua Pengadilan Agama Surakarta.

Kunjungan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Nomor: 705/FH/C.6-II/IX tanggal 20 September 2019 perihal Permohonan Wawancara Penerapan Wasiat Wajibah bagi Anak Tiri dan Surat Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Nomor: 755/FH/C.6-II/X/2019 tanggal 5 Oktober 2019 perihal Permohonan Wawancara Tentang Iddah Wanita Hamil Akibat Perceraian.

Dalam kesempatan tersebut, ketua Pengadilan Agama Surakarta Dr. Drs. Muhlas, S.H., M.H. menerangkan bahwa wasiat wajibah adalah produk hukum yang diadopsi dari Hukum Mesir.

Wasiat wajibah ada karena secara kultural masyarakat Indonesia mempunyai tradisi demikian. Sementara itu dalam al-Quran Surat al-Baqarah ayat 180 juga pernah menyinggung tentang “kerabat yang dekat dalam masalah pemberian wasiat” idza hadhara ahadakum al-mautu intaraka khairal washiyatu lil walidaini wal aqrabiina bil ma’ruf. Kata aqrabiin dapat diinterpretasikan sebagai orang yang berjasa atau orang yang merawat. Seperti anak tiri yang sudah dekat dan merawat Pewaris selama hidupnya. Namun demikian wasiat wajibah tidak diperkenankan melebihi dari bagian ashabul furudh. Karena hak ashabul furudh hanya dapat diberikan kepada seseorang dengan jalur nasab dan akibat perkawinan. Ketentuan ini tidak melanggar hukum Islam, mengingat perihal waris adalah perkara muamalah sehingga terbuka lebar bagi kita untuk melakukan terobosan hukum, berbeda dengan perkara aqidah atau ibadah, kita dilarang berkreatif (ijtihad).”, papar Ketua Pengadilan Agama Surakarta.

Proses pemberian wasiat wajibah dapat dilakukan melalui permohonan ke Pengadilan Agama sepanjang pewaris beragama Islam. Ketentuan ini ditegaskan dalam penjelasan UU No. 3 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama yang menghapus hak opsi bagi para pencari keadilan dimana sebelum UU tersebut disahkan para pencari keadilan masih bisa memilih atara Pengadilan Agama ataupun Pengadilan Negeri.

“Anak tiri memungkinkan memperoleh bagian melalui jalan wasiat wajibah apabila anak tiri diposisikan sebagai subyek hukum dalam perkara di Pengadilan Agama, dan peran dalam keluarga tersebut terbukti ada kontribusi, baik berupa pengabdian, keikhlasan dan merupakan bagian dari keluarga. Setiap perkara yang diajukan ke Pengadilan pasti ada jalan hukumnya, jadi masyarakat tidak perlu kawatir. Karena peran Pengadilan Agama adalah memberi solusi hukum bagi masyarakat Muslim”, jelas Dr. Drs. Muhlas, S.H.,M.H.

“Selain dapat diberikan kepada anak tiri, sepanjang perannya terbukti memberikan kontribusi dan pengabdian serta keikhlasan, maka wasiat wajibah juga dapat diberikan kepada anak biologis yang terlahir di luar perkawinan, hal ini semua diterapkan dalam kontek kemaslahatan”, ujar Ketua.

“Istri yang mengandung pada saat melangsungkan perkawinan maka bila anak tersebut terlahir maka ia tidak mendapatkan warisan. Karena definisi ashabul furudh itu hanya terjadi bila anak tersebut lahirnya akibat dari perkawian”, tambah Ketua.

Sementara itu, dalam season yang ke 2 (dua), wawancara difokuskan di seputar iddah wanita hamil akibat perceraian. Pada kesempatan tersebut Ketua Pengadilan Agama Surakarta memulai pembahasan dari kenapa harus ada iddah? Menurut Ketua, tujuan perkawinan salah satunya adalah untuk mendapatkan keturunan. Oleh karenanya nasab dalam keturunan di sini harus jelas dan hanya dapat diperoleh melalui mekanisme perkawinan.

WhatsApp Image 2019 10 21 at 17.28.41

“Tujuan perkawinan itu kan untuk mendapatkan keturunan. Di sini perlu digaris bawahi bahwa kedudukan keturunan harus jelas, maka dari itu perceraian bagi wanita hamil masa iddahnya sampai melahirkan agar kedudukan si anak jelas. Wanita hamil dalam masa iddah diharamkan untuk menikah, sebab dalam rahim wanita tersebut masih terdapat janin yang berasal dari mantan suaminya dan itu sangat dilarang dalam Islam, karena dapat merusak nasab”, lanjut Ketua Pengadilan Agama Surakarta dengan penuh semangat memberikan penjelasan kepada para mahasiswa.

“Akan tetapi, kalau menikah dalam kondisi hamil namun tidak dalam masa iddah menurut jumhur masih diperbolehkan vide pasal 53 Kompilasi Hukum Islam. Hanya saja, nanti nasab si anak tidak dapat tersambung dengan bapaknya, meskipun secara biologis si anak tersebut merupakan anak dari si bapak dalam perkawinan tersebut”, tutup Ketua.

WhatsApp Image 2019 10 21 at 17.28.411

Proses wawancara tersebut berlangsung cukup menarik, mengingat para mahasiswa tergolong cukup kritis dan mempunyai rasa penasaran tinggi. Sebagai penutup wawancara, Ketua Pengadilan Agama Surakarta berfoto bersama dengan para mahasiswa. (Adm/Yusron)

 Aplikasi Pendukung di Lingkungan Peradilan Agama

       

       

 


Hubungi Kami

Home Pengadilan Agama Surakarta

location icon 1 Jalan Veteran No. 273 Surakarta 57155

location icon Surakarta - Jawa Tengah

phone icon Telp: (0271) 636270

Fax icon Fax: (0271) 643643

Communication email blue icon Email : pasurakarta@gmail.com | pasurakarta@yahoo.com 

Peta Lokasi